Tampilkan postingan dengan label serba serbi rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serba serbi rumah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2018

Jual E-Book Belajar AutoCAD

Saya baru saja menyelesaikan sebuah buku dengan judul Buku Putih AutoCAD Belajar Otodidak Pasti Bisa...!!, saya buatkan dalam format buku fisik dan E-Book (berupa file PDF), sementara yang sudah ready dan bisa langsung dipesan sekarang yaitu dalam format E-Book.

Buku ini saya buat lengkap dan dikususkan untuk pengguna pemula, jumlah isi sebanyak 268 halaman, untuk harga jelas lebih murah dalam betuk E-Book.

Jika berminat silakan hubungi saya di nomor telpn/WA : 0852 279 76 811
atau sekedar tanya-tanya dahulu juga boleh.

(khusus pembelian format e-book, files akan saya kirim via e-mail)

Berikut saya tampilkan daftar isinya :

Kabar Gembira.. buku ini sekarang sudah tersedia di Google play...








Kamis, 18 Agustus 2011

Menghitung Kebutuhan Daya AC

Menghitung Kebutuhan Daya AC bukan cuma besar PK.

Mungkin kita pernah menggigil tidur di ruang ber-AC? Tidak enak rasanya. Ingin mendapat udara sejuk,eee.. malah kedinginan.

Rasa menggigil ini sebetulnya tidak perlu terjadi jika kita membeli dan memasang alat AC secara tepat. ketika membeli AC biasanya penjual langsung menyergap "Perlu yang berapa PK?"...atau "Ukuran ruang berapa?", lantas dia menyebut besaran PK; 1/2PK, 3/4PK, atau 1PK.

Semudah itukah menentukan kebutuhan daya pendingin ruangan? Memang, menghitung kebutuhan AC tak perlu njlimet yang penting perhatikan 3 hal :
Daya Pendinginan (BTU/h-British Thermal Unit per hour , Daya listrik (watt), dan PK kompresor.

Sebagian dari kita mengenal PK (Paard Kracht/Daya Kuda) pada AC sebagai satu-satunya angka kemampuan mendinginkan ruangan. Padahal, PK sebetulnya lebih merupakan besar daya kompresor AC. yang lebih menentukan dalam mendinginkan temperature ruangan adalah BTU/h.

AC 1PK mengeluarkan energi dingin sebesar 9.000-10.000BTU, sedangkan ruangan 20 m2 membutuhkan sekitar 12.000BTU per jam.

Bagaimana menghitung kebutuhan AC untuk ruang yang lebih besar atau kecil? ada rumus sederhana yang bisa kita manfaatkan.

( W x H x I x L x E )/60 = kebutuhan BTU

dimana :
W = Lebar ruang dalam feet (kaki)
H = Tinggi tuang dalam feet (kaki)
I = isikan angka 10 jika ruang berinsulasi, berada dilantai bawah, atau berhimpit dengan ruang lain. isikan 18 jika riang di lantai atas atau tidak berinsulasi.
L = panjang ruangan dalam feet (kaki)
E = isikan angka 16 jika dinding terpanjang menghadap utara, 17 jika menghadap timur, 18 jika menghadap selatan, dan 20 jika menghadap barat.

Contoh Hitungan :
1. Ruang berukuran 5m x 3m, atau (16 kaki x 10 kaki), tinggi = 3m, tidak berinsulasi. dinding panjang menghadap ke barat, maka kebutuhan BTU = (16 x 10 x 18 x 10 x 20) = 9.600 BTU
2. Ruang berukuran (3m x 3m) atau (10 kaki x 10 kaki) ventilasi minim, dinding menghadap utara, Kebutuhan BTU = (10 x 10 x 10 x 10 x 16)=2.666,6 BTU.

trik hemat listrik :
1. Pilih AC yang hemat energi, sesuaikan dengan kebutuhan daya AC dengan daya listrik rumah. sesuaikan juga dengan ukuran ruangan.
2. Matikan AC bila tidak diperlukan.
3. Mengatur suhu ruangan secukupnya. tidak terlalu dingin.
4. menutup pintu, jendela, ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk.
5. menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung agar efek pendinginan tidak berkuarang.


Sabtu, 23 Juli 2011

Agar Rumah Mungil Kita Sejuk dan Sehat

gbr. sirkulasi udara yang disarankan


"Rumah seperti apa yang ingin anda ciptakan? Sehat dan nyaman adalah dua kondisi ideal untuk rumah. Dua hal ini sangat berkait erat, jika syarat kesehatan sudah dipenuhi, maka rasa nyamanpun akan mudah didapat."


Satu pedoman yang harus diingat dalam melakukan pengembangan rumah agar tercipta kondisi yang sehat dan nyaman adalah ventilasi dan sirkulasi udara yang baik, pencahayaan alami cukup, pencapaian antar ruang efisien, standar keamanan terpantau (peralatan listrik, gas, teralis, kunci), dan sumber air (PAM, pompa listrik, sumur)


Sirkulasi Udara.

Agar udara bisa leluasa bergerak di dalam rumah, buatlah langit-langit cukup tinggi (minimal 2.8 m) atau buat salah satu ruangan bersama (missal ruang keluarga menyatu dengan ruang makan) tanpa menggunakan langit-langit, tetapi beri jendela kecil atau lubang ventilasi di atas dindingnya. Untuk rumah bertingkat, usahakan memanfaatkan mezzamine, yaitu balkon didalam rumah, sehingga dari lantai atas kita bisa melihat ke bawah. Langit-langit atau atap di atas mezzamine tersebut dibut lebih tinggi lagi.


Dengan adanya ruang yang tinggi dan berventilasi, udara akan leluasa bergerak. Udara panas yang berat jenisnya lebih ringan dengan sendirinya naik ke atas. Jadi kita yang berada di bawah akan merasakan udara yang sejuk daripada diatas.


Perlunya Taman.

Taman memiliki manfaat penyaring suara bising, penyaring udara, dan juga debu, serta buffer atau pelindung, taman depan bisa ditanami pohon yang sekaligus berfungsi sebagai peneduh, sedangkan untuk kelengkapanya bisa dipilih bermacam semak atau perdu serta dikombinasikan dengan penutup tanah atau ground cover berupa rumput




Tips memilih bahan material agar rumah sejuk

- Dinding : untuk dinding bisa menggunakan batu-bata sebag batu bata dapat menolak panas dan membuat dingin rumah tetap terasa dingin meskipun bagian luar terkena sinar matahari.

- Atap : jangan menggunakan atap berbahan metal, selain menimbukan berisik juga menimbulkan panas. Lebih baik gunakan genteng keramik yang merupakan peredam panas.





Senin, 18 Juli 2011

PAGAR

Berbicara tentang sebuah bangunan atau rumah tak akan bisa dilepaskan dari sejumlah ornamennya. Salah satu yang penting adalah pagar. Bagi sebagian orang, pagar tidak hanya sekadar sebuah alat perlindungan anggota keluarga atau harta bendanya dari bahaya maupun tindakan kejahatan yang lain. Namun sekaligus berfungsi untuk memperindah rumah itu sendiri. Tak lupa pastinya melambangkan prestise dari si empunya rumah yang bersangkutan.

Pagar untuk rumah tinggal terdiri dari berbagai jenis., Berdasarkan bahan dasarnya pagar dibedakan menjadi 5. yaitu pagar kayu, pagar besi, pagar batu alam, pagar tembok, dan pagar tanaman, masing masing memiliki fungsi estetika tersendiri.

Dari berbagai jenis pagar tersebut terdapat berbagai kelebihan dan kekurangan sehingga kita harus jeli dalam memilih material yang akan digunakan dalam membuat pagar. Selain pemilihan bahan, pemilihan bentuk, warna, tema dan model pagar juga sangat diperlukan. Kesemuanya akan membentuk satu kesatuan kesan tentang bagian dalam rumah dan juga kepribadian pemilik rumah tersebut.

Saat ini, tren pagar yang cenderung diminati adalah bentuk minimalis, yang lurus, dan berjeruji, mirip seperti jeruji tahanan. Sementara sistemnya yakni berupa geser atau buka tutup, sehingga memudahkan kendaraan untuk masuk.

Bentuk pagar minimalis yakni mempergunakan pipa kotak berukuran 2x4 cm atau 4x4 cm untuk pagar ukuran standar yakni tinggi 1,5 m, lebar 3,5 m atau biasanya untuk regol. Adapun bahan baku utama pagar minimalis yakni besi, pipa, beton, dan roda.

Gaya minimalis adalah jawaban dari keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalis sebagai protes terhadap keadaan masyarakat yang tidak mengargai sumber daya alam dengan mengekploitasinya habis-habisan untuk hal-hal yang tidak perlu dalam kehidupan sehari-hari.

Tips :
1. walaupun cenderung lebih mahal, penggunaan tambahan material kayu pada pagar (khusunya type minimalis) memberikan kesan lebih lunak terhadap rumah minimalis itu sendiri.
2. pagar tembok bersifat kokoh, mudah dibentuk sesuai gaya rumah.
3. Kesan kaku pada tembok dapat diatasi dengan menanam tanaman penghias.
4. untuk pagar minimalis tanaman yang biasa digunakan sebagai pemanis adalah kamboja, lotus, brojo lintang, teratai, rumput paying, bawang-bawangan, typha, bambu air, dll.

Kamis, 11 Desember 2008

tips biar lantai mengkilap

tips dari papahku.

Bagaimana supaya lantai mengkilap?

anda punya parutan kelapa yang sudah diperas santannya?
ampas kelapa tersebut bisa dipergunakan untuk mengepel lantai anda.
gosok2 kan ampas ke lantai anda tersebut. setelah digosok rata, bersihkan ampas tersebut menggunakan sapu.
lihat hasilnya..
lantai menjadi mengkilap.

nb. : boleh dicoba..
tapi aku pribadi ga suka dengan cara tersebut (karena lengket / berminyak)
pilihan tergantung selera...

Rabu, 10 Desember 2008

cara mengecat tembok

banyak orang yang menganggap mengecat rumah sebagai pekerjaan yang mudah.
Tidak seperti yang Anda bayangkan, mengecat tembok rumah ternyata ada aturannya.
Aturan ini harus dilaksanakan jika Anda menginginkan hasil pengecatan yang maksimal.

langkah pertama, Memilih cat....
• Siapkan alat dan bahan.
• Pilihlah cat yang tepat.
Anda harus menggunakan cat yang sesuai dengan bidang yang akan dicat. Untuk dinding, ada dua macam cat, yaitu interior dan eksterior. Cat untuk eksterior dibuat lebih kuat dari terpaan hujan dan sengatan matahari.
• Gunakan produk yang aman
Jangan memilih cat karena Anda suka warnanya dan harganya murah. Sebaiknya Anda pilih produk yang aman, yaitu bebas racun. Pelajari produknya terlebih dahulu. Produk cat yang baik selalu mencantumkan formulasinya dengan lengkap. Jangan lupa juga mengecek tanggal kadaluarsanya.
• Memilih warna
Mencari warna yang sesuai keinginan bisa dikatakan susah-susah gampang. Terkadang, tidak setiap merek bagus memiliki warna yang diinginkan. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan pencampuran warna sendiri. Ada beberapa merek yang menawarkan produk dengan warna hasil campuran Anda sendiri. Tapi tentu saja harga yang harus Anda bayar lebih mahal.
• Hitung jumlah kebutuhan
Pada merek cat yang bagus, biasanya tercantum luasan bidang yang bisa dilapis dengan sekaleng cat tersebut. Biasanya ada takaran persentase campuran cat dengan air.
• dan yang paling penting, Siapkan makanan, biar ga kelaparan..hehe..

Persiapan sebelum mengecat..
1. Bereskan ruangan yang dindingnya akan dicat. Tutupi barang dan lantai dengan koran bekas atau plastik agar tidak ternoda.
2. Siapkan peralatan mengecat seperti kuas atau roller. Mengecat dengan roller berbahan spons akan menghasilkan pulasan cat yang lebih rata dan lebih cepat.
3. Gunakan masker saat mengecat untuk mencegah zat kimia terhirup ke paru-paru.

ada baiknya perhatikan hal-hal sebagai berikut:
1.Untuk permukaan lama, periksa lapisan plamir atau cat lama masih kuat melekat atau tidak. Untuk mengetahuinya, kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat. Jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung, permukaan tembok harus disekrap.
2.Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dulu dengan baik dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu, dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diampelas lebih dulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.
3.Untuk permukaan tembok luar dengan sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya. Berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.
4.Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudian lapisi plamir.
5.Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna, sebaiknya pilihlah cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak, sebaiknya menggunakan kuas rol atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan plamir tembok.
6.Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya, berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembap yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.Tembok, sebelum dicat atau diplamir, sebaiknya disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.
Sebelum tembok diplamir, lapisi dulu tembok dengan wall sealer guna menetralisasi PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer, cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.

selesai sudah..
janagn lupa membersihkan cipratan2 cat sebelum cat mengering dengan menggunakan lap basah..
habis kan makan sebelum bau..hehe..
habis itu mandi dan bersihkan badan..

.... dari berbagai sumber,...


salam hangat,
semoga bermanfaat

membangun rumah

bagi pasangan muda yang pingin membangun rumah perlu di simak tips2 dibawah ini.
ato yang berminat silahkan saja buat pengetahuan dan referensi.

tips2 dibuat dengan sederhana.

kita hidup didaerah tropis, ada baikya juga rumah yang akan kita buat bergaya tropis.
pertama adalah siapkanlah lahan dimana rumah akan didirikan.

jika belum lahan dan ingin membeli lahan, ada ada beberapa tips :
1. cari harga yang termurah
2. cari lokasi yang terbaik, dekat dengan pusat belanja, transportsi, pendidikan, kantor, dll,.
3. lahan tersebut harus ada akses jalan masuk minimal 2.5m (mobil bisa masuk, ini syarat jaminan beberapa bank jika rumah tersebut akan dijadikan jaminan di akan datang hehehe..)
4. cek ke absahan data (sertifikat), cek juga apakah lahan tersebut dalam sengketa?
5. perhatikan letak lahan (hook, ngantong,tusuk sate, dll,)

tahap kedua siapkan bahan bangunan.
1.jika minim dana ada baiknya membeli bahan bangunan dengan dicicil (beli sedikit sedikit, tapi ingat supaya bahan bangunan tidak berkurang kualitas atau kuatitas agar dimasukan/dibuatkan gudang).
2.pilih bahan yang mempunyai kualitas baik.(sesuaikan juga dengan tema rumah).
3.jumlah bahan disesuaikan dengan Volume rumah yang akan dibuat (jangan berlebihan...bahan2 bangunan mahal lho, ada baiknya dibuat anggaran biayanya terlebih dahulu,bisa konsultasi ke saya hehe)

lalu,..?
buat konsep rumah (mau gaya apa?), buat denah ruangan yang dibutuhkan, penempatan ruang2 (ini yang penting)perhatikan kesinergian antar ruang, (bisa juga baca buku feng sui dan arsitektur hehe..)
ingat, jangan membuat full bangunan, sisain kek buat taman, biar sejuk minimal sekitar 30% aja lah dari luas tanah. buatlah sanitasi yang baik..

tips rumah tropis.
1. harus banyak bukaan biar aliran udara lancar.
2. rumah harus dapat mengantipasi keadaan pada waktu musim hujan (jangn bocor) dan musim panas (jangan kepanasan di musim panas)

Keterbukaan merupakan ciri khas rumah tropis. Bukaan pintu dan jendela tinggi dan lebar (dari lantai hingga plafon), dinding kaca transparan, dan penempatan skylight yang tepat bertujuan menarik fungsi ruang luar ke ruang dalam dan mengembalikan hak ruang yang terbuang ke dalam bangunan.
Dinding kaca harus dilindungi teritisan lebar (minimal 2,5 meter) dan memanjang memberikan keteduhan ke sekeliling bangunan dan udara sejuk ke dalam ruangan, serta memperpanjang usia cat dinding lebih awet.
Ventilasi jendela untuk menjamin transparansi secara maksimal dan menyelesaikan masalah tempias air hujan. Ventilasi juga ada yang dibuat di atas dan di bawah jendela sehingga sirkulasi udara mengalir dari atas dan bawah secara bebas.

saatnya membangun..heheh..
biar tahan gempa.? ini yang kudu diperhatikan...:
1. denah yang sederhana dan simetris.
2. bahan bangunan yang seringan mungkin. (bermutu juga tentunya)..
3. harus ada pengaku pada setiap titik sambungan,kekenyalan struktur sangat ditekankan sekali untuk mencegah keruntuhan bangunan..., gimana? masih bingung?

gampangnya
atap dan kuda2 harus terikat sempurna.
kolom balok, pondasi, ring balk juga harus terikat kuat kuat (perlu juga diberi balok pengaku (diagonal))

untuk referensi baca :
1.A.W. Charleson, M.E., MNZIE. “KONSTRUKSI RUMAH TAHAN GEMPA DI INDONESIA”.
2.Teddy Boen, Ir., “MANUAL BANGUNAN TAHAN GEMPA”.
3.Studio Penataan Bangunan dan Lingkungan Dirjen Cipta Karya 2006 “PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA”


kayaknya itu dulu nanti menyusul tips2 lainya..


salam hangat,
sempga bermanfaat

KABAR GEMBIRA KURSUS SUDAH ADA DI PURWOKERTO, BANYUMAS DAN SEKITARNYA